Jumat, 31 Juli 2026

MAKALAH FISIKA TENTANG GETARAN DAN GELOMBANG

 

 

 

 

MAKALAH FISIKA

GETARAN DAN GELOMBANG

SMA / SMK / MA KELAS X

 

 

 


 

Disusun oleh:

Nama : ........................................................

NIS/NIM : ......................................................

Kelas : ........................................................

Program Keahlian/Program Studi : ..............................

Nama Sekolah/Madrasah : ......................................

Guru/Dosen Pengampu : .........................................

 

 

2026


 

KATA PENGANTAR

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya sehingga makalah Fisika berjudul “Getaran dan Gelombang” untuk SMA/SMK/MA Kelas X ini dapat diselesaikan. Makalah ini disusun sebagai bahan pembelajaran untuk membantu peserta didik memahami gejala getaran dan gelombang secara konseptual sekaligus matematis.

Pembahasan mencakup pengertian getaran, amplitudo, periode, frekuensi, getaran harmonis, sistem pegas, bandul sederhana, pengertian dan jenis-jenis gelombang, panjang gelombang, cepat rambat, serta perbedaan gelombang transversal dan longitudinal. Materi dilengkapi ilustrasi, rumus, contoh soal, penyelesaian langkah demi langkah, rangkuman rumus, dan latihan mandiri.

Getaran dan gelombang merupakan konsep yang dekat dengan kehidupan. Getaran dapat dijumpai pada senar alat musik, pegas, bandul, dan komponen mesin. Gelombang tampak pada bunyi, gelombang permukaan air, cahaya, gelombang radio, serta berbagai teknologi komunikasi. Karena itu, pemahaman materi ini diharapkan dapat menghubungkan teori fisika dengan fenomena sehari-hari.

Penulis menyadari bahwa makalah ini masih dapat disempurnakan. Kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan. Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi peserta didik, guru, dan pembaca dalam mempelajari Fisika Kelas X.

Penulis


 

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.. ii

DAFTAR ISI. iii

BAB I. 1

PENDAHULUAN.. 1

A. Latar Belakang. 1

B. Rumusan Masalah. 1

C. Tujuan. 2

BAB II. 3

PEMBAHASAN.. 3

A. Pengertian Getaran. 3

B. Amplitudo. 3

C. Periode. 4

D. Frekuensi 4

E. Getaran Harmonis. 5

F. Pegas. 6

G. Bandul Sederhana. 7

H. Pengertian Gelombang. 7

I. Jenis-Jenis Gelombang. 8

J. Panjang Gelombang. 8

K. Cepat Rambat Gelombang. 9

L. Gelombang Transversal dan Longitudinal 10

Penerapan Getaran dan Gelombang dalam Kehidupan. 11

Rangkuman Rumus Penting. 12

Contoh Soal Terpadu – Getaran dan Gelombang. 12

Latihan Mandiri 13

BAB III. 14

PENUTUP. 14

A. Kesimpulan. 14

B. Saran. 14

DAFTAR PUSTAKA.. 15

Catatan referensi: 15

Daftar isi diperbarui otomatis oleh Microsoft Word. Jika belum tampil, klik kanan pada daftar isi → Update Field/Perbarui Bidang → Update entire table.


 


BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Getaran dan gelombang merupakan bagian penting dalam kajian fisika karena banyak gejala alam dan teknologi dapat dipahami melalui kedua konsep tersebut. Getaran adalah gerak bolak-balik secara teratur di sekitar titik keseimbangan, sedangkan gelombang merupakan gangguan yang merambat dan membawa energi dari satu tempat ke tempat lain tanpa memindahkan medium secara keseluruhan.

Contoh getaran dapat ditemukan pada pegas yang ditarik lalu dilepaskan, bandul yang disimpangkan, senar gitar yang dipetik, atau membran speaker yang bergerak maju-mundur. Ketika getaran merambat melalui medium atau ruang, terbentuk gelombang. Bunyi, gelombang pada tali, gelombang air, cahaya, dan gelombang radio merupakan contoh fenomena gelombang dengan karakteristik berbeda.

Pemahaman tentang amplitudo, periode, frekuensi, panjang gelombang, dan cepat rambat sangat diperlukan untuk menjelaskan bagaimana suatu getaran berlangsung dan bagaimana gangguan merambat. Pada tingkat Kelas X, konsep tersebut juga menjadi dasar untuk mempelajari resonansi, bunyi, optik, gelombang elektromagnetik, serta berbagai aplikasi teknologi.

B. Rumusan Masalah

1.      Apa yang dimaksud dengan getaran dan apa saja besaran yang menyertainya?

2.      Bagaimana menentukan amplitudo, periode, dan frekuensi?

3.      Apa yang dimaksud dengan getaran harmonis serta bagaimana karakteristiknya?

4.      Bagaimana prinsip getaran pada sistem pegas dan bandul sederhana?

5.      Apa yang dimaksud dengan gelombang dan apa saja jenisnya?

6.      Bagaimana menentukan panjang gelombang dan cepat rambat gelombang?

7.      Apa perbedaan gelombang transversal dan longitudinal serta bagaimana penerapannya dalam kehidupan?

C. Tujuan

1.      Menjelaskan pengertian getaran dan besaran-besaran fisisnya.

2.      Menghitung amplitudo, periode, dan frekuensi dari suatu getaran.

3.      Menjelaskan konsep getaran harmonis, pegas, dan bandul sederhana.

4.      Menjelaskan pengertian, jenis, karakteristik, dan parameter dasar gelombang.

5.      Menggunakan persamaan panjang gelombang dan cepat rambat untuk menyelesaikan masalah.

6.      Membedakan gelombang transversal dan longitudinal berdasarkan arah getaran dan arah rambat.

7.      Mengidentifikasi penerapan getaran dan gelombang dalam kehidupan sehari-hari.


 

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Getaran

Getaran adalah gerak bolak-balik suatu benda secara periodik di sekitar titik keseimbangan. Gerak disebut periodik jika keadaan geraknya berulang setelah selang waktu tertentu. Satu getaran lengkap terjadi ketika benda kembali ke keadaan awal dengan arah gerak yang sama.

Gambar 1. Ilustrasi simpangan getaran terhadap waktu.

Dalam analisis getaran digunakan beberapa besaran penting, yaitu simpangan (x), amplitudo (A), periode (T), frekuensi (f), dan frekuensi sudut (ω). Amplitudo merupakan simpangan maksimum dari titik keseimbangan.

f = n/t

T = t/n

f = 1/T   dan   T = 1/f

ω = 2πf = 2π/T

Keterangan: n = jumlah getaran, t = waktu (s), T = periode (s), f = frekuensi (Hz), dan ω = frekuensi sudut (rad/s).

 

B. Amplitudo

Amplitudo (A) adalah simpangan maksimum suatu benda yang bergetar dari posisi keseimbangannya. Amplitudo memiliki satuan panjang, misalnya meter (m) atau sentimeter (cm). Semakin besar amplitudo, semakin besar energi yang dapat dibawa oleh getaran pada sistem tertentu.

Pada getaran harmonis sederhana, posisi benda dapat dinyatakan dengan persamaan:

x(t) = A cos(ωt + φ)

φ adalah fase awal. Untuk kondisi awal tertentu, fungsi sinus dapat digunakan sebagai bentuk ekuivalen. Amplitudo tetap merupakan nilai maksimum |x|.

Contoh Soal 1 – Menentukan amplitudo

Sebuah benda bergetar antara posisi −6 cm dan +6 cm terhadap titik keseimbangan. Tentukan amplitudonya.

Penyelesaian:

A = |x_maksimum| = 6 cm = 0,06 m

Jadi, amplitudo getaran adalah 6 cm atau 0,06 m.

 

C. Periode

Periode adalah waktu yang diperlukan benda untuk melakukan satu getaran lengkap. Satuan periode dalam SI adalah sekon (s). Jika benda melakukan n getaran dalam waktu t, periode dapat ditentukan dengan T = t/n.

T = t/n

T = 1/f

Contoh Soal 2 – Periode getaran

Sebuah benda melakukan 40 getaran dalam waktu 20 s. Tentukan periodenya.

Penyelesaian:

T = t/n = 20/40 = 0,5 s

Jadi, periode getaran adalah 0,5 s.

 

D. Frekuensi

Frekuensi adalah banyaknya getaran yang terjadi setiap satu sekon. Satuan SI frekuensi adalah hertz (Hz), dengan 1 Hz berarti satu getaran setiap sekon.

f = n/t

f = 1/T

Contoh Soal 3 – Frekuensi

Sebuah bandul melakukan 30 getaran dalam 15 s. Tentukan frekuensinya dan periodenya.

Penyelesaian:

f = n/t = 30/15 = 2 Hz

T = 1/f = 1/2 = 0,5 s

Jadi, frekuensinya 2 Hz dan periodenya 0,5 s.

 

E. Getaran Harmonis

Getaran harmonis sederhana adalah gerak periodik dengan gaya pemulih yang besarnya sebanding dengan simpangan dan arahnya menuju titik keseimbangan. Contoh idealnya adalah massa yang terhubung pada pegas dan bandul dengan simpangan kecil.

F = −kx

a = −ω²x

x(t) = A cos(ωt + φ)

Tanda negatif menunjukkan bahwa gaya pemulih atau percepatan selalu mengarah berlawanan dengan simpangan. Pada titik keseimbangan, simpangan nol dan kelajuan maksimum. Pada titik ekstrem, simpangan maksimum dan kelajuan sesaat bernilai nol.

Hubungan kecepatan dan energi pada getaran harmonis:

v_max = ωA

E = ½kA² = ½mω²A²

Persamaan energi tersebut berlaku untuk model getaran harmonis sederhana ideal.

Contoh Soal 4 – Kecepatan maksimum

Sebuah benda bergetar harmonis dengan amplitudo 0,10 m dan frekuensi 2 Hz. Tentukan kecepatan maksimumnya.

Penyelesaian:

ω = 2πf = 2π(2) = 4π rad/s

v_max = ωA = (4π)(0,10) = 0,4π ≈ 1,26 m/s

Jadi, kecepatan maksimum sekitar 1,26 m/s.

F. Pegas

Sistem massa-pegas merupakan salah satu contoh getaran harmonis sederhana. Ketika pegas ditarik atau ditekan dari posisi keseimbangan kemudian dilepaskan, gaya elastis pegas bertindak sebagai gaya pemulih.

Gambar 2. Model getaran massa–pegas.

F = −kx

T = 2π√(m/k)

f = 1/(2π) √(k/m)

Periode pegas dipengaruhi oleh massa m dan konstanta pegas k. Semakin besar massa, periode semakin besar. Semakin kaku pegas (k semakin besar), periode semakin kecil.

Contoh Soal 5 – Periode pegas

Massa 0,5 kg digantung pada pegas dengan konstanta 200 N/m. Tentukan periode getarannya.

Penyelesaian:

T = 2π√(m/k)

T = 2π√(0,5/200) = 2π√0,0025 = 2π(0,05) = 0,1π ≈ 0,314 s

Jadi, periode getaran sekitar 0,314 s.


 

G. Bandul Sederhana

Bandul sederhana terdiri atas benda bermassa m yang digantung pada tali ringan dengan panjang L. Untuk simpangan kecil, gerak bandul dapat didekati sebagai getaran harmonis sederhana.

Gambar 3. Bandul sederhana dan panjang tali L.

T = 2π√(L/g)

f = 1/(2π) √(g/L)

Pada pendekatan bandul sederhana, periode tidak bergantung pada massa bandul. Periode terutama ditentukan oleh panjang tali dan percepatan gravitasi setempat. Rumus tersebut berlaku baik untuk sudut simpangan kecil.

Contoh Soal 6 – Periode bandul

Sebuah bandul sederhana mempunyai panjang tali 1 m. Jika g = 9,8 m/s², tentukan periodenya.

Penyelesaian:

T = 2π√(L/g)

T = 2π√(1/9,8) ≈ 2,01 s

Jadi, periode bandul sekitar 2,01 s.

 

H. Pengertian Gelombang

Gelombang adalah getaran atau gangguan yang merambat dari satu tempat ke tempat lain dan membawa energi. Dalam banyak gelombang mekanik, medium bergetar di sekitar posisi keseimbangannya, sementara gangguan merambat melalui medium. Gelombang elektromagnetik, seperti cahaya, tidak memerlukan medium material dan dapat merambat di ruang hampa.

Besaran penting dalam gelombang meliputi amplitudo (A), periode (T), frekuensi (f), panjang gelombang (λ), dan cepat rambat (v). Hubungan antara frekuensi dan periode tetap berlaku:

f = 1/T

Amplitudo pada gelombang berkaitan dengan simpangan maksimum partikel medium dari posisi keseimbangannya. Untuk jenis gelombang tertentu, amplitudo juga berkaitan dengan energi yang dibawa gelombang.

 

I. Jenis-Jenis Gelombang

1. Berdasarkan kebutuhan medium

·         Gelombang mekanik: memerlukan medium untuk merambat, misalnya gelombang bunyi dan gelombang pada tali.

·         Gelombang elektromagnetik: tidak memerlukan medium material, misalnya cahaya, gelombang radio, gelombang mikro, inframerah, ultraviolet, sinar-X, dan sinar gamma.

2. Berdasarkan arah getaran terhadap arah rambat

·         Gelombang transversal: arah getaran tegak lurus terhadap arah rambat.

·         Gelombang longitudinal: arah getaran sejajar dengan arah rambat.

3. Berdasarkan pola perambatan

·         Gelombang berjalan: bentuk gelombang merambat dari satu tempat ke tempat lain.

·         Gelombang stasioner: terbentuk dari superposisi dua gelombang yang sama frekuensi dan amplitudonya yang merambat berlawanan arah, sehingga terbentuk simpul dan perut.

 

J. Panjang Gelombang

Panjang gelombang (λ) adalah jarak antara dua titik berurutan yang memiliki fase sama, misalnya jarak puncak ke puncak berikutnya pada gelombang transversal atau jarak rapatan ke rapatan berikutnya pada gelombang longitudinal.

Gambar 4. Ilustrasi panjang gelombang λ.

λ = vT

λ = v/f

Satuan panjang gelombang adalah meter (m).

Contoh Soal 7 – Panjang gelombang

Sebuah gelombang mempunyai frekuensi 5 Hz dan cepat rambat 20 m/s. Tentukan panjang gelombangnya.

Penyelesaian:

λ = v/f = 20/5 = 4 m

Jadi, panjang gelombang adalah 4 m.

 

K. Cepat Rambat Gelombang

Cepat rambat gelombang adalah jarak yang ditempuh oleh pola gelombang setiap satu satuan waktu. Besaran ini berbeda dari kecepatan gerak partikel medium pada umumnya. Hubungan dasar cepat rambat gelombang adalah:

v = λf

v = λ/T

Pada medium tertentu, cepat rambat dapat dipengaruhi sifat medium. Misalnya, cepat rambat bunyi dipengaruhi oleh jenis medium dan kondisi fisiknya. Karena itu, perubahan frekuensi sumber pada medium yang sama tidak selalu mengubah cepat rambat; yang berubah dapat berupa panjang gelombangnya.

Contoh Soal 8 – Cepat rambat

Gelombang memiliki panjang gelombang 0,8 m dan frekuensi 25 Hz. Berapa cepat rambatnya?

Penyelesaian:

v = λf = (0,8)(25) = 20 m/s

Jadi, cepat rambat gelombang adalah 20 m/s.

Contoh Soal 9 – Menentukan frekuensi

Gelombang merambat dengan kecepatan 12 m/s dan panjang gelombang 3 m. Tentukan frekuensinya dan periodenya.

Penyelesaian:

f = v/λ = 12/3 = 4 Hz

T = 1/f = 1/4 = 0,25 s

Jadi, frekuensinya 4 Hz dan periodenya 0,25 s.

 

L. Gelombang Transversal dan Longitudinal

1. Gelombang transversal

Gambar 5. Gelombang transversal: arah getaran tegak lurus arah rambat.

Pada gelombang transversal, partikel medium bergetar tegak lurus terhadap arah perambatan gelombang. Gelombang pada tali dan gelombang permukaan air sering digunakan sebagai contoh. Pada gambar, puncak dan lembah dapat terlihat jelas.

2. Gelombang longitudinal

Gambar 6. Gelombang longitudinal: arah getaran sejajar arah rambat.

Pada gelombang longitudinal, partikel medium bergetar sejajar dengan arah rambat gelombang. Gelombang bunyi di udara merupakan contoh penting. Pola gelombang longitudinal dapat digambarkan sebagai daerah rapatan dan renggangan.

Perbandingan

Aspek

Transversal

Longitudinal

Arah getaran

Tegak lurus arah rambat

Sejajar arah rambat

Ciri bentuk

Puncak dan lembah

Rapatan dan renggangan

Contoh

Gelombang pada tali

Gelombang bunyi di udara

Penerapan Getaran dan Gelombang dalam Kehidupan

Getaran dan gelombang memiliki penerapan luas dalam kehidupan. Prinsip-prinsipnya digunakan pada alat musik, sistem komunikasi, kesehatan, konstruksi, transportasi, dan teknologi pengukuran.

·         Alat musik: senar gitar, dawai biola, dan membran drum bergetar untuk menghasilkan bunyi. Frekuensi getaran berkaitan dengan tinggi nada.

·         Jam dan sistem pengatur waktu: osilasi periodik pada sistem tertentu dapat digunakan sebagai acuan waktu.

·         Komunikasi radio dan telepon seluler: informasi dikirim menggunakan gelombang elektromagnetik pada frekuensi tertentu.

·         USG medis: gelombang ultrasonik digunakan untuk memperoleh informasi tentang struktur di dalam tubuh.

·         Sonar: gelombang bunyi di dalam air dimanfaatkan untuk mendeteksi objek atau mengukur kedalaman.

·         Seismologi: gelombang seismik membantu mempelajari gempa bumi dan struktur bagian dalam bumi.

·         Peredam getaran: teknik mekanika dan rekayasa digunakan untuk mengurangi getaran pada kendaraan, mesin, jembatan, dan bangunan.

·         Optik: cahaya sebagai gelombang elektromagnetik digunakan pada kamera, serat optik, laser, sensor, dan sistem komunikasi.

Pada penerapan tersebut, konsep energi juga penting. Getaran dapat menyimpan dan memindahkan energi, sedangkan gelombang merambat membawa energi. Oleh sebab itu, pemahaman getaran dan gelombang tidak terpisahkan dari pembahasan energi dalam berbagai sistem fisika.

Rangkuman Rumus Penting

Besaran/Konsep

Rumus

Satuan utama

Frekuensi

f = n/t

Hz

Periode

T = t/n = 1/f

s

Frekuensi sudut

ω = 2πf = 2π/T

rad/s

Getaran harmonis

x = A cos(ωt + φ)

m

Gaya pegas

F = −kx

N

Periode pegas

T = 2π√(m/k)

s

Periode bandul kecil

T = 2π√(L/g)

s

Cepat rambat gelombang

v = λf = λ/T

m/s

Panjang gelombang

λ = v/f = vT

m

Kecepatan maksimum GHS

vmax = ωA

m/s

Contoh Soal Terpadu – Getaran dan Gelombang

Suatu sumber bergetar dengan frekuensi 4 Hz dan menghasilkan gelombang pada tali dengan cepat rambat 16 m/s. Tentukan periode sumber dan panjang gelombang yang dihasilkan.

Penyelesaian:

T = 1/f = 1/4 = 0,25 s

λ = v/f = 16/4 = 4 m

Jadi, periode sumber adalah 0,25 s dan panjang gelombangnya 4 m.

Latihan Mandiri

8.      Sebuah benda melakukan 50 getaran dalam 10 s. Tentukan frekuensi dan periodenya.

9.      Amplitudo suatu getaran adalah 8 cm. Nyatakan amplitudo tersebut dalam meter.

10.  Sebuah pegas memiliki massa beban 0,25 kg dan konstanta pegas 100 N/m. Tentukan periodenya.

11.  Bandul sederhana memiliki panjang 0,25 m. Gunakan g = 10 m/s². Tentukan periodenya.

12.  Gelombang mempunyai frekuensi 10 Hz dan panjang gelombang 2,5 m. Tentukan cepat rambatnya.

13.  Gelombang merambat dengan cepat 30 m/s dan frekuensi 6 Hz. Tentukan panjang gelombangnya.

14.  Jelaskan perbedaan utama gelombang transversal dan longitudinal serta berikan masing-masing satu contoh.

15.  Suatu getaran mempunyai frekuensi 5 Hz dan amplitudo 0,20 m. Tentukan frekuensi sudut dan kecepatan maksimumnya.


 

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Getaran merupakan gerak bolak-balik secara periodik di sekitar titik keseimbangan. Besaran utama yang digunakan untuk mendeskripsikannya adalah amplitudo, periode, dan frekuensi. Periode menyatakan waktu satu getaran, sedangkan frekuensi menyatakan jumlah getaran per sekon dan keduanya saling berhubungan melalui f = 1/T.

Getaran harmonis sederhana memiliki gaya pemulih yang sebanding dengan simpangan dan berlawanan arah. Sistem pegas dan bandul sederhana dapat digunakan sebagai model penting untuk mempelajari getaran. Untuk pegas berlaku T = 2π√(m/k), sedangkan bandul sederhana dengan simpangan kecil memiliki T = 2π√(L/g).

Gelombang adalah gangguan yang merambat membawa energi. Gelombang dapat diklasifikasikan berdasarkan kebutuhan medium dan arah getaran terhadap arah rambat. Hubungan dasar antara cepat rambat, panjang gelombang, dan frekuensi adalah v = λf. Gelombang transversal memiliki getaran tegak lurus arah rambat, sedangkan gelombang longitudinal memiliki getaran sejajar arah rambat.

Konsep getaran dan gelombang diterapkan dalam banyak bidang, antara lain musik, komunikasi, kesehatan, navigasi, seismologi, konstruksi, dan teknologi optik. Karena itu, penguasaan konsep dan kemampuan menggunakan rumus secara tepat penting bagi peserta didik Kelas X.

 

B. Saran

Peserta didik sebaiknya mempelajari materi getaran dan gelombang melalui kombinasi pemahaman konsep, pengamatan fenomena, kegiatan praktikum sederhana, dan latihan perhitungan. Ketika menyelesaikan soal, biasakan menuliskan diketahui, ditanyakan, rumus, substitusi, dan kesimpulan. Guru juga dapat menggunakan pegas, bandul, tali, atau simulasi sederhana agar konsep yang bersifat abstrak lebih mudah diamati.


 

DAFTAR PUSTAKA

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Fisika untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2019). E-Modul Fisika Kelas X. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas.

Sari, Mika. (2019). E-Modul Fisika Kelas X: Besaran Fisika dan Pengukurannya. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Novidawati, Wida. (2019). E-Modul Fisika Kelas X. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Halliday, David, Robert Resnick, & Jearl Walker. (2021). Fundamentals of Physics, 12th Edition. Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.

Serway, Raymond A., & John W. Jewett. (2019). Physics for Scientists and Engineers, 10th Edition. Boston, MA: Cengage Learning.

Giancoli, Douglas C. (2014). Physics: Principles with Applications, 7th Edition. Boston, MA: Pearson.

Young, Hugh D., & Roger A. Freedman. (2020). University Physics with Modern Physics, 15th Edition. Boston, MA: Pearson.

Catatan referensi:

Daftar pustaka disusun berdasarkan referensi yang diminta dan informasi bibliografi penerbit/instansi yang dapat diverifikasi. Untuk Halliday, Resnick, dan Walker, Wiley mencatat Fundamentals of Physics edisi ke-12 terbit September 2021. Dokumen resmi Kemendikbudristek juga mencatat penetapan buku teks utama untuk jenjang pendidikan menengah pada implementasi Kurikulum Merdeka.

0 komentar:

Posting Komentar