MAKALAH DASAR-DASAR MANAJEMEN

 

MAKALAH

DASAR-DASAR MANAJEMEN

 

 

 


 

 

 Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Manajemen

 

Disusun oleh:

Nama : ______________________________

NIM : _______________________________

 

 

 

PROGRAM STUDI __________________________

FAKULTAS ______________________________

UNIVERSITAS ___________________________

2026


 

KATA PENGANTAR

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya makalah yang berjudul “Dasar-Dasar Manajemen” ini dapat diselesaikan. Makalah ini disusun sebagai bahan pembelajaran untuk memberikan pemahaman yang sistematis mengenai konsep, prinsip, fungsi, unsur, proses, dan perkembangan manajemen dalam organisasi.

Manajemen merupakan bagian penting dalam kehidupan organisasi karena berkaitan dengan cara sumber daya manusia dan sumber daya lainnya direncanakan, diorganisasikan, diarahkan, serta dikendalikan untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Pemahaman terhadap dasar-dasar manajemen menjadi landasan bagi mahasiswa untuk mempelajari berbagai bidang manajemen secara lebih mendalam.

Makalah ini membahas pengertian dan hakikat manajemen, perkembangan pemikiran manajemen, fungsi-fungsi manajemen, unsur manajemen, prinsip-prinsip manajemen, tingkat manajemen, keterampilan manajerial, pengambilan keputusan, kepemimpinan dan motivasi, komunikasi, pengendalian, manajemen sumber daya manusia, serta perkembangan manajemen pada era digital.

Penulis menyadari bahwa makalah ini masih memiliki kekurangan. Oleh sebab itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan untuk penyempurnaan. Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dan pembaca dalam memahami dasar-dasar manajemen.

2026

Penulis


 

DAFTAR ISI

BAB I. - 1 -

PENDAHULUAN.. - 1 -

A. Latar Belakang. - 1 -

B. Rumusan Masalah. - 2 -

C. Tujuan. - 2 -

BAB II. - 3 -

PEMBAHASAN.. - 3 -

A. Pengertian Manajemen. - 3 -

B. Hakikat dan Pentingnya Manajemen. - 3 -

C. Tujuan Manajemen. - 3 -

D. Perkembangan Pemikiran Manajemen. - 3 -

E. Manajemen Ilmiah. - 3 -

F. Teori Administrasi Henri Fayol - 4 -

G. Pendekatan Hubungan Manusia. - 4 -

H. Pendekatan Perilaku Organisasi - 4 -

I. Pendekatan Sistem.. - 4 -

J. Pendekatan Kontingensi - 4 -

K. Fungsi Perencanaan (Planning) - 5 -

L. Fungsi Pengorganisasian (Organizing) - 5 -

M. Fungsi Kepemimpinan/Pengarahan (Leading) - 5 -

N. Fungsi Pengendalian (Controlling) - 5 -

O. Unsur-Unsur Manajemen. - 5 -

P. Tingkatan Manajemen. - 6 -

Q. Keterampilan Manajerial - 6 -

R. Pengambilan Keputusan. - 6 -

S. Motivasi dalam Manajemen. - 6 -

T. Komunikasi Organisasi - 6 -

U. Manajemen Sumber Daya Manusia. - 7 -

V. Etika dan Tanggung Jawab Sosial - 7 -

W. Manajemen Risiko. - 7 -

X. Manajemen Digital dan Data. - 7 -

Y. Manajemen Perubahan dan Inovasi - 7 -

Z. Penerapan Dasar-Dasar Manajemen dalam Organisasi Modern. - 8 -

BAB III. - 9 -

PENUTUP. - 9 -

A. Kesimpulan. - 9 -

B. Saran. - 9 -

DAFTAR PUSTAKA.. - 10 -

 


 


BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Setiap organisasi dibentuk untuk mencapai tujuan tertentu dengan menggunakan berbagai sumber daya. Tujuan tersebut tidak akan tercapai secara optimal apabila kegiatan organisasi berjalan tanpa perencanaan, pembagian tugas, pengarahan, dan pengawasan yang jelas. Oleh karena itu, manajemen diperlukan sebagai proses untuk mengoordinasikan berbagai sumber daya agar tujuan organisasi dapat dicapai secara efektif dan efisien.[1]

Dalam perkembangannya, manajemen tidak hanya berkaitan dengan kegiatan perusahaan, tetapi juga diterapkan pada lembaga pemerintah, organisasi pendidikan, organisasi sosial, badan usaha, keluarga, dan berbagai bentuk kelompok masyarakat. Manajemen menjadi semakin penting karena organisasi menghadapi lingkungan yang berubah, persaingan yang semakin kompleks, perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan masyarakat, dan tuntutan terhadap akuntabilitas.[2]

Pemahaman terhadap dasar-dasar manajemen diperlukan agar seseorang mampu memahami bagaimana organisasi bekerja dan bagaimana seorang manajer menjalankan tugasnya. Konsep dasar tersebut mencakup fungsi perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian, serta kemampuan menggunakan sumber daya secara tepat.[3]

Selain penguasaan konsep klasik, manajemen modern menuntut kemampuan beradaptasi dengan teknologi digital, data, kecerdasan buatan, perubahan pola kerja, keberagaman tenaga kerja, dan tuntutan keberlanjutan. Karena itu, dasar-dasar manajemen perlu dipahami bukan hanya sebagai teori, tetapi sebagai kerangka berpikir untuk menghadapi persoalan organisasi secara sistematis.[4]

B. Rumusan Masalah

1.         Apa yang dimaksud dengan manajemen dan mengapa manajemen penting bagi organisasi?

2.         Bagaimana perkembangan pemikiran dan teori manajemen?

3.         Apa saja fungsi, unsur, prinsip, dan tingkatan manajemen?

4.         Keterampilan apa yang diperlukan oleh seorang manajer?

5.         Bagaimana penerapan dasar-dasar manajemen dalam menghadapi perkembangan organisasi modern?

C. Tujuan

1.      Menjelaskan pengertian, hakikat, dan pentingnya manajemen.

2.      Menjelaskan perkembangan pemikiran dan teori manajemen.

3.      Menguraikan fungsi, unsur, prinsip, dan tingkatan manajemen.

4.      Menjelaskan keterampilan yang diperlukan oleh manajer.

5.      Menjelaskan penerapan dasar-dasar manajemen dalam organisasi modern.


 

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Manajemen

Manajemen pada dasarnya merupakan proses mengatur dan mengoordinasikan sumber daya melalui kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Efektivitas berkaitan dengan tingkat pencapaian tujuan, sedangkan efisiensi berkaitan dengan penggunaan sumber daya secara optimal.[5]

B. Hakikat dan Pentingnya Manajemen

Manajemen merupakan aktivitas yang bersifat universal karena diperlukan ketika terdapat tujuan bersama, sumber daya yang terbatas, serta kebutuhan untuk mengoordinasikan pekerjaan. Manajemen membantu organisasi menentukan prioritas, membagi pekerjaan, mengarahkan perilaku anggota, mengatasi masalah, dan mengevaluasi hasil.[6]

C. Tujuan Manajemen

Tujuan utama manajemen adalah memastikan sumber daya organisasi digunakan untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Tujuan tersebut dapat berupa peningkatan produktivitas, kualitas pelayanan, keuntungan, keberlanjutan, kepuasan pelanggan, pengembangan sumber daya manusia, maupun pencapaian misi sosial organisasi.

D. Perkembangan Pemikiran Manajemen

Pemikiran manajemen berkembang dari pendekatan klasik yang menekankan efisiensi dan struktur menuju pendekatan hubungan manusia, perilaku organisasi, pendekatan kuantitatif, pendekatan sistem, kontingensi, hingga pendekatan modern yang menekankan inovasi, teknologi, pengetahuan, keberlanjutan, dan kemampuan beradaptasi.[7]

E. Manajemen Ilmiah

Manajemen ilmiah yang dikembangkan Frederick W. Taylor menekankan penggunaan metode ilmiah untuk meningkatkan produktivitas kerja. Analisis pekerjaan, standar kerja, pelatihan, dan pembagian tanggung jawab menjadi unsur penting dalam pendekatan tersebut. Pemikiran ini memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan studi produktivitas dan desain pekerjaan.[8]

F. Teori Administrasi Henri Fayol

Henri Fayol memandang manajemen sebagai aktivitas yang dapat dipelajari dan diterapkan melalui fungsi serta prinsip tertentu. Fayol mengemukakan sejumlah prinsip seperti pembagian kerja, wewenang dan tanggung jawab, disiplin, kesatuan perintah, kesatuan arah, serta kepentingan organisasi di atas kepentingan individu.[9]

G. Pendekatan Hubungan Manusia

Pendekatan hubungan manusia menekankan bahwa pekerja bukan sekadar faktor produksi, tetapi manusia yang memiliki kebutuhan sosial, perasaan, motivasi, dan hubungan interpersonal. Perhatian terhadap kelompok kerja, komunikasi, kepemimpinan, dan kondisi psikologis dapat memengaruhi kinerja organisasi.[10]

H. Pendekatan Perilaku Organisasi

Pendekatan perilaku memperluas perhatian manajemen kepada perilaku individu dan kelompok dalam organisasi. Motivasi, kepemimpinan, komunikasi, konflik, budaya organisasi, dan kepuasan kerja dipandang sebagai faktor yang memengaruhi efektivitas organisasi.[11]

I. Pendekatan Sistem

Pendekatan sistem melihat organisasi sebagai suatu kesatuan yang terdiri atas berbagai bagian yang saling berhubungan. Organisasi menerima input dari lingkungan, mengolahnya melalui proses internal, menghasilkan output, dan menerima umpan balik. Dengan perspektif ini, perubahan pada satu bagian dapat memengaruhi bagian lainnya.

J. Pendekatan Kontingensi

Pendekatan kontingensi menyatakan bahwa tidak terdapat satu cara manajemen yang selalu paling tepat untuk semua kondisi. Keputusan dan praktik manajemen harus disesuaikan dengan lingkungan, teknologi, struktur, karakteristik pekerjaan, kemampuan anggota, dan situasi yang dihadapi organisasi.[12]

K. Fungsi Perencanaan (Planning)

Perencanaan merupakan proses menentukan tujuan dan memilih tindakan yang diperlukan untuk mencapainya. Perencanaan mencakup penetapan sasaran, analisis kondisi, penyusunan alternatif, pemilihan strategi, penentuan jadwal, dan pengalokasian sumber daya. Perencanaan memberikan arah serta menjadi dasar bagi fungsi manajemen lainnya.[13]

L. Fungsi Pengorganisasian (Organizing)

Pengorganisasian merupakan proses membagi pekerjaan, mengelompokkan aktivitas, menetapkan hubungan wewenang, serta mengoordinasikan sumber daya. Struktur organisasi harus membantu terciptanya pembagian kerja yang jelas sekaligus memungkinkan komunikasi dan koordinasi berjalan efektif.

M. Fungsi Kepemimpinan/Pengarahan (Leading)

Kepemimpinan dalam manajemen berkaitan dengan kemampuan memengaruhi dan mengarahkan anggota organisasi agar bersedia bekerja menuju tujuan bersama. Fungsi ini meliputi komunikasi, motivasi, pemberian arahan, pembinaan, penyelesaian konflik, dan penciptaan lingkungan kerja yang mendukung.[14]

N. Fungsi Pengendalian (Controlling)

Pengendalian adalah proses memastikan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana dan standar yang telah ditetapkan. Prosesnya meliputi penetapan standar, pengukuran kinerja, perbandingan hasil dengan standar, serta tindakan korektif jika ditemukan penyimpangan.[15]

O. Unsur-Unsur Manajemen

Unsur manajemen sering dijelaskan melalui konsep sumber daya manusia, uang, bahan, mesin atau teknologi, metode, dan pasar. Dalam praktik modern, data dan pengetahuan juga menjadi sumber daya strategis. Keberhasilan manajemen bergantung pada kemampuan mengintegrasikan berbagai unsur tersebut.

P. Tingkatan Manajemen

Secara umum terdapat manajemen puncak, manajemen menengah, dan manajemen lini pertama. Manajemen puncak menetapkan arah strategis, manajemen menengah menerjemahkan strategi menjadi program, sedangkan manajemen lini pertama mengawasi pelaksanaan pekerjaan operasional. Pembagian ini dapat berbeda sesuai ukuran dan struktur organisasi.

Q. Keterampilan Manajerial

Robert L. Katz mengelompokkan keterampilan manajer menjadi keterampilan teknis, manusiawi, dan konseptual. Keterampilan teknis berkaitan dengan penguasaan metode dan pekerjaan tertentu; keterampilan manusiawi berkaitan dengan kemampuan bekerja dengan orang lain; sedangkan keterampilan konseptual berkaitan dengan kemampuan melihat organisasi secara menyeluruh.[16]

R. Pengambilan Keputusan

Pengambilan keputusan merupakan bagian penting dari pekerjaan manajer. Prosesnya dapat mencakup identifikasi masalah, pengumpulan informasi, pengembangan alternatif, evaluasi alternatif, pemilihan tindakan, pelaksanaan, dan evaluasi hasil. Keputusan yang baik memerlukan data yang relevan, pertimbangan risiko, pengalaman, dan penilaian etis.

S. Motivasi dalam Manajemen

Motivasi merupakan kekuatan yang mendorong seseorang untuk bertindak dan mempertahankan usaha dalam mencapai tujuan. Manajer perlu memahami kebutuhan, harapan, penghargaan, keadilan, serta karakteristik pekerjaan agar dapat menciptakan kondisi yang mendorong kinerja.[17]

T. Komunikasi Organisasi

Komunikasi memungkinkan informasi, instruksi, gagasan, dan umpan balik berpindah antaranggota organisasi. Komunikasi yang efektif harus jelas, tepat waktu, relevan, dan memiliki saluran umpan balik. Dalam organisasi digital, komunikasi juga berlangsung melalui surat elektronik, aplikasi kolaborasi, rapat virtual, dan platform kerja.

U. Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia mencakup perencanaan tenaga kerja, rekrutmen, seleksi, pelatihan, pengembangan, penilaian kinerja, kompensasi, serta pemeliharaan hubungan kerja. SDM merupakan unsur strategis karena kemampuan organisasi sangat dipengaruhi oleh pengetahuan, keterampilan, motivasi, dan perilaku orang-orang di dalamnya.

V. Etika dan Tanggung Jawab Sosial

Manajemen tidak hanya mengejar hasil ekonomi, tetapi juga harus mempertimbangkan etika dan dampak keputusan terhadap pemangku kepentingan. Tanggung jawab sosial mencakup perhatian terhadap pekerja, pelanggan, masyarakat, lingkungan, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

W. Manajemen Risiko

Manajemen risiko membantu organisasi mengidentifikasi ketidakpastian yang dapat menghambat pencapaian tujuan. Risiko perlu diidentifikasi, dianalisis, diprioritaskan, ditangani, dan dipantau. Integrasi risiko ke dalam perencanaan dan pengambilan keputusan membantu organisasi meningkatkan ketahanan.

X. Manajemen Digital dan Data

Teknologi digital mengubah proses manajemen melalui sistem informasi, komputasi awan, analitik data, otomatisasi, dan kecerdasan buatan. Manajer perlu memahami manfaat sekaligus risiko teknologi, termasuk keamanan siber, privasi, kualitas data, dan perubahan kebutuhan kompetensi tenaga kerja.[18]

Y. Manajemen Perubahan dan Inovasi

Perubahan organisasi dapat muncul karena teknologi, regulasi, persaingan, perubahan pelanggan, maupun kondisi lingkungan. Manajemen perubahan memerlukan komunikasi yang baik, partisipasi anggota, dukungan kepemimpinan, pelatihan, serta evaluasi. Inovasi perlu didukung budaya yang memberi ruang bagi pembelajaran dan perbaikan.

Z. Penerapan Dasar-Dasar Manajemen dalam Organisasi Modern

Dasar-dasar manajemen tetap relevan dalam organisasi modern. Perencanaan memberi arah, pengorganisasian menciptakan struktur, kepemimpinan menggerakkan manusia, dan pengendalian memastikan hasil sesuai tujuan. Keempat fungsi tersebut perlu diterapkan secara terintegrasi dan adaptif sesuai karakteristik organisasi dan perubahan lingkungan.[19]


 

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dasar-dasar manajemen merupakan landasan penting untuk memahami bagaimana organisasi mencapai tujuan melalui penggunaan sumber daya secara efektif dan efisien. Manajemen bukan hanya aktivitas administratif, tetapi proses terpadu yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian.

Perkembangan teori manajemen menunjukkan bahwa perhatian manajemen semakin luas, dari efisiensi kerja dan struktur organisasi menuju perhatian terhadap manusia, perilaku, sistem, lingkungan, teknologi, inovasi, etika, dan keberlanjutan. Karena itu, manajer perlu memahami berbagai pendekatan dan menyesuaikannya dengan situasi organisasi.

Dalam menghadapi lingkungan modern, penerapan dasar-dasar manajemen harus didukung oleh kemampuan mengambil keputusan, komunikasi, motivasi, pengelolaan SDM, manajemen risiko, literasi digital, dan kemampuan mengelola perubahan. Dengan demikian, manajemen dapat menjadi alat untuk membangun organisasi yang efektif, adaptif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

 

B. Saran

Mahasiswa perlu mempelajari dasar-dasar manajemen tidak hanya melalui teori, tetapi juga melalui studi kasus dan praktik organisasi. Organisasi juga disarankan meningkatkan kompetensi manajerial, membangun komunikasi yang terbuka, menggunakan teknologi secara bertanggung jawab, serta melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.


 

DAFTAR PUSTAKA

Bateman, T. S., & Snell, S. A. (2022). Management: Leading & collaborating in a competitive world (15th ed.). McGraw-Hill.

Daft, R. L. (2022). Management (14th ed.). Cengage Learning.

Drucker, P. F. (2008). Management: Revised edition. HarperBusiness.

Fayol, H. (1949). General and industrial management. Pitman Publishing.

Griffin, R. W. (2021). Management (13th ed.). Cengage Learning.

Handoko, T. H. (2018). Manajemen (2nd ed.). BPFE Yogyakarta.

Hasibuan, M. S. P. (2019). Manajemen: Dasar, pengertian, dan masalah (Rev. ed.). PT Bumi Aksara.

Jones, G. R., & George, J. M. (2022). Contemporary management (12th ed.). McGraw-Hill Education.

Katz, R. L. (1974). Skills of an effective administrator. Harvard Business Review, 52(5), 90–102.

Koontz, H., & Weihrich, H. (2010). Essentials of management: An international perspective (8th ed.). McGraw-Hill.

Kreitner, R. (2019). Management (13th ed.). Cengage Learning.

Luthans, F. (2021). Organizational behavior: An evidence-based approach (14th ed.). McGraw-Hill Education.

Mintzberg, H. (1973). The nature of managerial work. Harper & Row.

Robbins, S. P., & Coulter, M. (2021). Management (15th ed.). Pearson.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2023). Organizational behavior (19th ed.). Pearson.

Schermerhorn, J. R., Jr. (2020). Introduction to management (14th ed.). Wiley.

Stoner, J. A. F., Freeman, R. E., & Gilbert, D. R., Jr. (1995). Management (6th ed.). Prentice Hall.

Sutrisno, E. (2020). Manajemen sumber daya manusia. Kencana.

Terry, G. R. (1977). Principles of management (7th ed.). Richard D. Irwin.

Weihrich, H., Cannice, M. V., & Koontz, H. (2020). Management: A global, innovative, and entrepreneurial perspective (16th ed.). McGraw-Hill.

Yukl, G. (2020). Leadership in organizations (9th ed.). Pearson.

American Psychological Association. (2020). Publication manual of the American Psychological Association (7th ed.). American Psychological Association.



[1] Richard L. Daft, Management, 14th ed. (Cengage Learning, 2022).

[2] Thomas S. Bateman dan Scott A. Snell, Management: Leading & Collaborating in a Competitive World, 15th ed. (McGraw-Hill, 2022).

[3] George R. Jones dan Jennifer M. George, Contemporary Management, 12th ed. (McGraw-Hill Education, 2022).

[4] Robert L. Katz, “Skills of an Effective Administrator,” Harvard Business Review, 52(5), 1974.

[5] Richard L. Daft, Management, 14th ed.

[6] Stephen P. Robbins dan Mary Coulter, Management, 15th ed. (Pearson, 2021).

[7] Henri Fayol, General and Industrial Management (Pitman Publishing, 1949).

[8] Frederick W. Taylor, The Principles of Scientific Management (Harper & Brothers, 1911).

[9] Henri Fayol, General and Industrial Management.

[10] George Elton Mayo, The Human Problems of an Industrial Civilization (Macmillan, 1933).

[11] Fred Luthans, Organizational Behavior: An Evidence-Based Approach, 14th ed. (McGraw-Hill Education, 2021).

[12] Harold Koontz dan Heinz Weihrich, Essentials of Management, 8th ed. (McGraw-Hill, 2010).

[13] George R. Terry, Principles of Management, 7th ed. (Richard D. Irwin, 1977).

[14] Gary Yukl, Leadership in Organizations, 9th ed. (Pearson, 2020).

[15] Stephen P. Robbins dan Mary Coulter, Management, 15th ed.

[16] Robert L. Katz, “Skills of an Effective Administrator,” 1974.

[17] Fred Luthans, Organizational Behavior, 14th ed.

[18] Richard L. Daft, Management, 14th ed.

[19] Thomas S. Bateman dan Scott A. Snell, Management, 15th ed.

Posting Komentar

0 Komentar